Judul
Perubahan Praktik Kearifan Lokal di Pedesaan
Penulis
Prof. Dr. Zulfan Saam, MS
Dr. H. Indra Suandy, M.T, M.Si
Dr. Dhina Yuliana, S.E., M.Si
ISBN
On Progress
Ukuran
15,5 x 23 cm
Tahun
2025
Harga
77.500

Masing-masing masyarakat terutama di pedesaan memiliki kearifan dalam menjalani kehidupannya. Kearifan lokal tersebut berupa penge-tahuan, sikap, kebiasaan dan perilaku dalam kehidupannya. Kearifan tersebut baik dalam hubungan antar manusia maupun dalam hubungan manusia dengan alam semesta. Hubungan an-tar manusia seperti ada sikap tenggang rasa membuat hubungan antar manusia menjadi harmonis dan lestari. Begitu pula hubungan manusia dengan alam. manusia memiliki kearifan terhadap alam seperti sikap dan tradisi terhadap hutan, sungai, danau dan laut. Contoh adanya pantang larang tidak menebang kayu di pinggir sungai dan danau merupakan salah satu contoh perilaku manusia dalam memperlakukan lingkungan sehingga menjadi lestari dan sumberdaya alam tersebut dapat dijadikan sumber nafkah untuk keberlanjutan kehidupan.
Adanya berbagai kearifan manusia memperlakukan alam bertujuan agar lingkungan alam dapat lestari dan berkelanjutan. Dinamika kehidupan saat ini dan kehidupan di era digital akan menimbulkan perubahan dalam kehidupan. dalam kehidupan modern dan serba digital saat ini, apakah praktik kearifan lokal masih “sesuci” seperti masa silam? Perubahan bisa terjadi secara otomatis ataupun sengaja dilakukan. Perubahan terjadi karena seseorang, kelompok, dan lembaga sosial masyarakat, atau lembaga pemerintah meng-inginkan adanya perubahan.
Buku ini membahas dinamika kearifan lokal dan praktik kearifan lokal. Buku ini membahas bentuk-bentuk kearifan lokal yang masih konsisten dipraktikkan dan praktik kearifan lokal yang sudah mengalami perubahan.





