Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan
Penulis
Hasim As’ari
Abdul Sadad
Muhammad Rizki
Icha Octavia
Tiara
M. Arphin Dita
Anggi Hawarnia Batubara
ISBN
On Progress
Ukuran
15,5 x 23 cm (UNESCO)
Tahun
2026
Harga
78.500

Lahan gambut merupakan salah satu ekosistem penting yang memiliki fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi yang sangat besar. Ekosistem ini berperan dalam penyimpanan karbon, pengaturan tata air, pemeliharaan keanekaragaman hayati, serta menopang kehidupan dan mata pencaharian masyarakat yang berada di sekitarnya. Namun demikian, kompleksitas penge-lolaan lahan gambut menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari degradasi ekosistem, perubahan tata guna lahan, kebakaran dan kabut asap, tekanan ekonomi, hingga persoalan tata kelola dan keterlibatan para pemangku kepentingan.
Dalam konteks tersebut, pendekatan ESG menawarkan perspektif yang semakin relevan. Pengelolaan lahan gambut tidak dapat hanya dilihat dari aspek lingkungan semata, tetapi perlu ditempatkan dalam kerangka yang memperhatikan keterkaitan antara kelestarian lingkungan (Environmental), kesejahteraan dan keterlibatan masyarakat (Social), serta kualitas tata kelola (Governance). Ketiga dimensi tersebut merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan dalam membangun sistem pengelolaan gambut yang mampu menjawab kebutuhan ekologis sekaligus kepentingan sosial dan ekonomi masyarakat.





