Menjaga Rumah di Atas Tiang:
Jejak Arsitektur Melayu di Tanah Kampar, Riau
Penulis
Laili Dwi Annisa
ISBN
On Progress
Ukuran
15,5 x 23 cm (UNESCO)
Tahun
2025
Harga
137.500

Buku ini mengajak pembaca menelusuri kekayaan arsitektur tradisional Melayu yang tumbuh dari kearifan lokal, ekologi sungai, dan dinamika budaya masyarakat Kampar. Rumah panggung, sebagai salah satu simbol paling kuat dari identitas Melayu, tidak hanya berfungsi sebagai hunian, tetapi juga sebagai representasi filosofi hidup yang mengharmonikan manusia dengan alam, adat, serta kepercayaan turun-temurun.
Melalui pendekatan etnografi, dokumentasi arsitektural, dan kajian sejarah, buku ini mengungkap makna di balik konstruksi rumah panggung: dari struktur tiang dan lantai yang adaptif terhadap banjir, ornamen ukiran yang sarat makna simbolik, hingga tata ruang yang mencerminkan nilai kekeluargaan dan hierarki adat. Di dalamnya juga dibahas bagaimana modernisasi, perubahan gaya hidup, serta tekanan pembangunan telah mempengaruhi keberlanjutan arsitektur tradisional di Kampar.
Buku ini tidak hanya menjadi rekam jejak visual dan naratif tentang arsitektur Melayu, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga identitas budaya lokal. Ia menghadirkan refleksi mengenai bagaimana warisan arsitektur dapat diberdayakan sebagai sumber pendidikan, pariwisata budaya, serta bagian dari strategi pelestarian kawasan adat di Riau.





